favorite things · temans · unpoetic

Hatiku Selembar Daun


hatiku selembar daun melayang jatuh di rumput;
nanti dulu, biarkan aku sejenak terbaring di sini;
ada yang masih ingin kupandang, yang selama ini senantiasa luput;
sesaat adalah abadi sebelum kausapu tamanmu setiap pagi.

(Hatiku Selembar Daun – Sapardi Djoko Damono)

Gw gak tau terlalu banyak puisi/prosa/sajak, dan gw gak jago dalam bikin puisi-puisi gitu (pernah mencoba beberapa kali tapi hasilnya jauh dari memuaskan πŸ˜€ ), tapi ini adalah salah satu sajak yang berbekas di hati (ceileeee) gw. Bacanya sih pertama kali jelas bukan dari kumpulan sajak Pak Sapardi, Perahu Kertas, yang terbitan tahun 1982 itu. Tapi dari buku tahunan SMA yang editornya itu fans beratnya Sapardi Djoko Damono. Jadi salah satu faktor yang bikin sajak ini berkesan buat gw yaaa mungkin sisi nostalgia dari masa SMA kali ya. Dan pas gw baca sajak ini pertama kali di buku tahunan itu, kayaknya perasaan gw tergambarkan dengan tepat sama sajak ini.

I’ll post my another favorite poem (by other people of course, not me) later. πŸ™‚

Advertisements

6 thoughts on “Hatiku Selembar Daun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s